Sriwijaya hariini.com,,- Presiden Prabowo Subianto pada Senin (1/12/2025) bertolak dari Jakarta menuju Sumatera Utara untuk meninjau langsung wilayah terdampak banjir dan longsor. Ia mendarat di Bandara Raja Sisingamangaraja XII sebelum melanjutkan perjalanan dengan helikopter ke area paling terdampak di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara.
BNPB melaporkan bahwa bencana ini menimbulkan 217 korban meninggal, ratusan warga masih hilang, dan sekitar 15.700 jiwa terdampak di Tapanuli Utara. Selain itu, ratusan rumah dan fasilitas umum rusak berat akibat banjir serta longsor yang terjadi hampir bersamaan.
Kehadiran Presiden bertujuan memastikan penanganan darurat mulai dari evakuasi, distribusi logistik, hingga perbaikan akses jalan berjalan cepat dan terkoordinasi. Pemerintah juga mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Selain meninjau kerusakan, Presiden dijadwalkan berdialog dengan warga terdampak untuk mendengarkan kebutuhan paling mendesak di lapangan. Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran bantuan akan diprioritaskan bagi daerah yang masih terisolasi akibat akses jalan putus.
Di sisi lain, sejumlah kementerian dan lembaga mulai menyiapkan rencana pemulihan jangka menengah, termasuk perbaikan infrastruktur vital dan relokasi sementara bagi warga yang tinggal di zona berisiko tinggi. Pemerintah berharap langkah ini dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascabencana.
( M. Agung Perdana
Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang )



