Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Kontingen Sumatera Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Piala Menko Infrastruktur 2026 yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Pluit Village Mall, Jakarta Utara. Sumsel berhasil membawa pulang satu medali emas dan tiga perunggu.
Medali emas diraih Aura Chantiqha Rizqillah pada kategori Youth Women kelas 54–57 kilogram. Sementara tiga medali perunggu dipersembahkan Sabrina Nur Fadhilah, Mari Ridho, dan Nona Baby Chatikha Ramadhani.

Prestasi juga diraih dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Weni Agustina, S.Pd., lulus ujian sertifikasi wasit nasional, sedangkan Edy Rusmianto, S.Pd., berhasil lulus ujian sertifikasi hakim nasional.
Ketua Umum Pengprov PERTINA Sumsel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Gubernur Sumatera Selatan, KONI Sumsel, Ketua Umum PP PERTINA Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M., serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) atas dukungan terhadap perkembangan tinju amatir dan terselenggaranya kejuaraan tersebut.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pengkab/Pengkot PERTINA OKU, Prabumulih, PALI, dan Palembang atas dukungan serta kontribusinya dalam pembinaan tinju di Sumatera Selatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Gubernur Sumatera Selatan, KONI Sumsel, Ketua Umum PP PERTINA Ibu Hillary Brigitta Lasut, Bapak AHY, serta Pengkab/Pengkot PERTINA OKU, Prabumulih, PALI, dan Palembang. Dukungan dan kebersamaan ini sangat berarti bagi perkembangan tinju Sumsel. Semoga prestasi di Kejurnas ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan atlet dan mempersiapkan diri menuju PON 2028,” ujarnya.
Usai Kejurnas, PERTINA Sumsel akan fokus menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumsel yang direncanakan berlangsung pada 3–6 November 2026. Pada 2027, agenda pembinaan berlanjut melalui Pra-PON, Porprov Sumsel, serta kejuaraan tinju tingkat kabupaten dan kota.
Rangkaian program tersebut menjadi langkah memperkuat regenerasi atlet sekaligus menjaga kesinambungan prestasi tinju Sumsel. Medali dari Kejurnas 2026 menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh menuju PON 2028. (Nopi)


