Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Anggota DPRD Kota Palembang Daerah Pemilihan (Dapil) IV berkomitmen memperkuat peran Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Hal ini mengemuka dalam kegiatan Reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Camat Sako, Kamis (23/4).
Dalam pertemuan tersebut, para legislator menemui pengurus KMP dari wilayah Kecamatan Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang. Turut hadir perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta sejumlah pimpinan perusahaan distribusi besar seperti Bulog, Superindo, Indo Grosir, dan Indomaret.
Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi Partai Golkar, Peby Anggi Pratama, S.H., M.Kn., menjelaskan bahwa fokus utama reses kali ini adalah menjembatani aspirasi pengurus KMP agar mendapatkan akses langsung terhadap kebutuhan pokok masyarakat.
”Koperasi Merah Putih mengharapkan dukungan ketersediaan beras, minyak goreng, hingga gas elpiji. Melalui forum ini, kita buka akses pendistribusian agar kebutuhan sembako masyarakat di tingkat kelurahan dapat terpenuhi dengan harga yang kompetitif,” ujar Peby.
Ia menegaskan bahwa hasil diskusi ini akan dibawa ke tingkat Komisi II dan disampaikan secara resmi dalam Rapat Paripurna bersama Walikota Palembang. Peby juga meminta Dinas Koperasi untuk lebih proaktif hadir di tengah masyarakat guna menyerap kendala teknis di lapangan.
Senada dengan itu, Dr. Syntia Rahutami, S.T., M.Si., menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap regulasi Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam proses distribusi. Ia menekankan agar tidak ada praktik menyimpang yang merugikan masyarakat.
”Kita pastikan distribusi ini tepat sasaran, langsung kepada anggota koperasi. Ini sejalan dengan visi besar peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kita ingin sistemnya berjalan transparan, tanpa malpraktik, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga Dapil IV,” tutur Syntia.
Sementara itu, Ruspanda Karibullah, S.T., dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengapresiasi kolaborasi yang mulai terbangun antara KMP dengan penyedia ritel modern seperti Superindo dan Indomaret. Menurutnya, sinergi antara koperasi dan distributor besar merupakan langkah inovatif untuk memotong rantai distribusi yang panjang.
”Kami mendorong Koperasi Merah Putih untuk berkolaborasi secara konkret dengan mitra yang hadir hari ini, seperti Superindo, Bulog, Indo Grosir, hingga Indomaret. Sinergi ini adalah langkah inovatif agar koperasi memiliki jejaring distribusi yang kuat, sehingga mampu melayani kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat dan terjangkau,” ujar Ruspanda.
DPRD Kota Palembang berharap KMP dapat bertransformasi menjadi pilar ekonomi yang tangguh, sekaligus memastikan stabilitas pasokan pangan bagi seluruh warga di Kecamatan Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang. (Nopi)



