Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Saat kabut asap mulai mengusik kenyamanan warga Palembang, kepedulian justru datang dari jalanan. Paguyuban Nusantara Sumatera Selatan Bersatu (PNSB Sumsel) turun langsung menyapa masyarakat dengan membagikan ribuan masker secara gratis.
Melalui gerakan PNSB Peduli Asap, sebanyak 5.000 masker dibagikan kepada pengendara, pejalan kaki dan warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, Senin (15/9/2026).
Aksi tersebut menyebar di empat titik, yakni Simpang Macan Lindungan, Simpang Bandara SMB II, Simpang Patal dan Simpang Flyover Jakabaring. Sekitar 20 anggota PNSB dikerahkan di masing-masing lokasi.
Ketua Umum PNSB Sumsel, Nazzarudin, S.H., M.H., mengatakan aksi tersebut lahir dari keprihatinan terhadap kondisi masyarakat yang harus beraktivitas di tengah udara yang terdampak asap karhutla.
”Kami tidak ingin hanya melihat kondisi ini. PNSB ingin hadir dan melakukan sesuatu yang bisa langsung dirasakan masyarakat, salah satunya melalui pembagian masker,” kata Nazzarudin.
Menurutnya, masker memang bukan solusi untuk persoalan karhutla. Namun, langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengurangi paparan asap ketika berada di luar ruangan.
”Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dan bila kondisi udara tidak baik, sebisa mungkin mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Simpang Patal, Hindra Lili, menyebut aksi tersebut menjadi bagian dari semangat PNSB untuk membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
”Kita ingin menunjukkan bahwa kita saling peduli. Tidak semua masyarakat memiliki ketahanan yang sama terhadap asap, sehingga mereka yang harus berada di luar perlu mendapatkan perhatian,” katanya.
Di Simpang Patal, kegiatan pembagian masker turut mendapat dukungan Satgas Ikawangi Sumsel. Pelaksanaan aksi sosial tersebut juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dan Dinas Kesehatan Kota Palembang.
Hindra menambahkan, PNSB membuka kemungkinan melanjutkan aksi serupa apabila kondisi udara masih membutuhkan perhatian dan dukungan masker memungkinkan.
Bagi PNSB Sumsel, aksi tersebut bukan sekadar membagikan masker, tetapi menjadi bentuk nyata semangat kebersamaan. Kepedulian terhadap masyarakat, kata Hindra, harus hadir ketika warga membutuhkan.
”Kita ini Nusantara, dari Aceh sampai Papua. Semangatnya guyub, rukun dan bersatu. Kalau ada masyarakat yang membutuhkan kepedulian, kita harus hadir,” ujarnya.
PNSB Sumsel berharap persoalan karhutla dapat segera tertangani sehingga kualitas udara di Palembang kembali membaik dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa dihantui paparan asap. (Nopi)


