Bayung Lencir,sriwijayahariini.com,,- Sebanyak 23 Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari desa dan kelurahan se-Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2029.
Pengukuhan berlangsung di halaman Kantor Camat Bayung Lencir, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan peran Bunda PAUD dalam mendukung layanan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bayung Lencir Zukar, S.KM.,M.Si., Sekretaris Kecamatan Bayung Lencir Aka Anggara Saputra, S.STP., M.Si., para kepala desa, serta perwakilan Bunda PAUD Kabupaten Musi Banyuasin.
Bunda PAUD Kabupaten Musi Banyuasin Hj. Patimah Toha diwakili Staf Ahli TP PKK Kabupaten Muba Rodiah dan Susri Demon.
Camat Bayung Lencir Zukar mengatakan, Bunda PAUD memiliki peran penting dalam mendorong perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.


“Bunda PAUD memiliki peran penting dalam mendorong perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini. Karena itu, kami berharap para Bunda PAUD yang telah dikukuhkan dapat menjalankan amanah dengan baik serta membangun sinergi dengan pemerintah desa, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat,” ujar Zukar.
Menurut Zukar, peningkatan kualitas layanan PAUD membutuhkan dukungan berbagai pihak. Sinergi antara Bunda PAUD, pemerintah desa dan kelurahan, satuan pendidikan, keluarga, serta masyarakat perlu terus diperkuat agar perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Harapannya, keberadaan Bunda PAUD di setiap desa dan kelurahan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan PAUD, sehingga anak-anak mendapatkan fondasi pendidikan yang baik sejak usia dini,” katanya.
Sementara itu, Rodiah menyampaikan, pengukuhan tersebut menjadi amanah bagi para Bunda PAUD untuk turut memperkuat layanan pendidikan anak usia dini di wilayah masing-masing.
“Pengukuhan ini bukan hanya sebagai bentuk penetapan, tetapi juga menjadi amanah untuk bersama-sama memperkuat layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, holistik, dan integratif. Kami berharap para Bunda PAUD dapat menjalankan perannya dengan penuh tanggung jawab di wilayah masing-masing,” ujar Rodiah.
Menurut Rodiah, perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang anak perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan berbagai pihak.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Karena itu, perhatian terhadap pendidikan dan tumbuh kembang mereka perlu dilakukan sejak dini melalui kolaborasi seluruh pihak,” katanya.


Dalam prosesi tersebut, Bunda PAUD Kecamatan Bayung Lencir Muniroh Zukar secara resmi mengukuhkan 23 Bunda PAUD desa dan kelurahan untuk masa bakti 2026–2029.
Bunda PAUD yang dikukuhkan berasal dari Kelurahan Bayung Lencir yaitu Ny. Kaminem, Kelurahan Bayung Lencir Indah yaitu Ny. Marni Juwita, Desa Suka Jaya yaitu Ny. Juriah, Desa Mekar Jaya yaitu Ny. Erna Nofiah, S.Pd., Desa Senawar Jaya yaitu Ny. Nurshaini, dan Desa Wonorejo yaitu Ny. Khotijah.
Selanjutnya dari Desa Muara Bahar yaitu Ny. Riska, Desa Mendis yaitu Ny. Ida Sriyani, Desa Mendis Jaya yaitu Ny. Minarni, Desa Lubuk Harjo yaitu Ny. Herlina, Desa Simpang Bayat yaitu Ny. Zalika, S.Pd., dan Desa Bayat Ilir yaitu Ny. Risma Julita.
Kemudian dari Desa Pangkalan Bayat yaitu Ny. Sariyanti, Desa Pagar Desa yaitu Ny. Saripa, Desa Telang yaitu Ny. Sumarni, Desa Sindang Marga yaitu Ny. Hartini, Desa Kali Berau yaitu Ny. Masrona, dan Desa Tampang Baru yaitu Ny. Marisa Wendy.
Lima Bunda PAUD lainnya yakni Ny. Masnur Pandiangan dari Desa Muara Medak, Ny. Aida Royani dari Desa Muara Merang, Ny. Erni Ellyanti, S.E. dari Desa Mangsang, Ny. Iis Aisyah dari Desa Pulai Gading, dan Ny. Merry Andani dari Desa Kepayang.
Pengukuhan tersebut diharapkan semakin memperkuat peran Bunda PAUD dalam mendukung layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, holistik, dan integratif di masing-masing desa dan kelurahan.
Kolaborasi antara Bunda PAUD, pemerintah desa dan kelurahan, satuan pendidikan, keluarga, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pendidikan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini sebagai upaya menyiapkan generasi emas Kabupaten Musi Banyuasin.
( Sukri.SE )


