Muba,sriwijayahariini.com,, — Sebanyak 137 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Institut Rahmaniyah Sekayu resmi mengikuti prosesi yudisium pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut mencakup Yudisium ke-XXXIII Program Studi S1 Manajemen dan Yudisium ke-XXII Program Studi S1 Akuntansi, yang digelar di Gedung Dharma Wanita Sekayu.
Yudisium menjadi momentum penting bagi mahasiswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademik. Namun, bagi Institut Rahmaniyah Sekayu, prosesi tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, kompetensi, serta nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu, Dr. Wandi Subroto, SH., MH., mengatakan bahwa para lulusan harus memandang yudisium sebagai awal dari perjalanan baru, bukan sebagai akhir dari proses belajar.
Menurutnya, dunia kerja dan kehidupan masyarakat membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah dan kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai integritas, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi serta kemauan untuk terus mengembangkan diri.
“Hari ini bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjalanan baru. Gelar akademik harus diikuti dengan kompetensi, integritas, tanggung jawab dan semangat untuk terus belajar,” ujar Dr. Wandi Subroto.
Ia menegaskan, lulusan Institut Rahmaniyah Sekayu diharapkan mampu membawa nilai-nilai keilmuan yang diperoleh selama berada di kampus untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Kami berharap para lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang profesional, adaptif dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan di masyarakat. Jangan berhenti belajar hanya karena sudah mendapatkan gelar akademik,” tegasnya.»
Rektor juga berpesan agar para lulusan tidak takut menghadapi persaingan di dunia kerja. Menurutnya, kompetensi lulusan saat ini tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, kedisiplinan, kerja sama dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
“Persaingan ke depan semakin terbuka. Karena itu, para lulusan harus memiliki kepercayaan diri, terus meningkatkan kompetensi dan mampu mengikuti perubahan zaman. Jadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk berkarya dan memberikan manfaat,” katanya.
Dalam pelaksanaan yudisium tersebut, sejumlah mahasiswa berhasil mencatatkan prestasi akademik membanggakan.
Di antaranya Dhea Mareta, mahasiswa Program Studi S1 Manajemen yang berhasil meraih IPK 3,88.
Dhea mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menilai prestasi yang diraih merupakan hasil dari proses belajar, kedisiplinan, serta dukungan keluarga dan para dosen.
“IPK ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus motivasi bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Saya berharap ilmu yang diperoleh selama kuliah dapat memberikan manfaat dalam dunia kerja maupun bagi masyarakat,” ujar Dhea.
Sementara itu, Doni Syahputra, mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi, berhasil meraih IPK 3,95.
Doni mengatakan, kelulusan bukan menjadi akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menerapkan ilmu secara profesional dan bertanggung jawab.
“Bagi saya, kelulusan bukan akhir dari proses belajar. Justru ini merupakan awal untuk menerapkan ilmu akuntansi secara profesional dan berintegritas,” ungkapnya.
Ketua Yayasan Rahmaniyah, Dr. M. Yustian Yusa, S.S., M.Si., turut memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan.
Ia menekankan bahwa perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, etika dan rasa tanggung jawab.
“Kami berharap para lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Ilmu yang diperoleh harus menjadi kekuatan untuk menghadapi kehidupan, membangun kemandirian dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan profesi maupun ketika berada di tengah masyarakat.
Dengan dilaksanakannya yudisium tersebut, 137 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Institut Rahmaniyah Sekayu secara resmi memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan akademiknya.
Rektor Institut Rahmaniyah Sekayu berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang profesional, berkarakter dan memiliki daya saing, sekaligus mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, daerah dan bangsa.
“Bawalah nama baik almamater di mana pun berada. Jadilah lulusan yang tidak hanya sukses untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat,” pungkas Dr. Wandi Subroto.
( Sukri.SE )


