Bayung Lencir,sriwijayahariini.com,, – Upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, terus dilakukan secara terpadu dan menyeluruh. Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, S.H. bersama Danramil 401-04/Bayung Lencir Lettu Inf Apriyatna Wijaya memimpin langsung personel gabungan untuk melakukan pemadaman serta pendinginan titik api yang masih berkobar maupun berpotensi kembali menyala.
Kegiatan ini melibatkan unsur Manggala Agni, BKO Brimob Polda Sumsel yang dipimpin oleh Danton Brimob Aipda Pamostang Sitompul bersama 10 anggota Brimob dan Polairud Polda Sumsel.
Sinergi antar-instansi ini dilakukan agar proses pemadaman berjalan efektif dan api dapat benar-benar dipadamkan hingga ke lapisan gambut, sehingga mencegah terjadinya kebakaran ulang.
“Kita tidak hanya memadamkan api yang terlihat, tetapi juga melakukan pendinginan sampai ke dalam lapisan gambut. Ini penting agar tidak terjadi kebakaran ulang,” ujar Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, S.H.


Senada, Danramil 401-04/Bayung Lencir Lettu Inf Apriyatna Wijaya mengatakan sinergitas TNI-Polri bersama instansi terkait menjadi kunci dalam penanganan Karhutla.
“Kekuatan gabungan ini kita kerahkan untuk memastikan titik api benar-benar padam. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tambahnya.
Kombinasi kekuatan darat dan dukungan udara dari Polairud Polda Sumsel sangat membantu mempercepat proses pendinginan di titik-titik yang sulit dijangkau, terutama di lahan gambut yang rawan kembali berkobar. Seluruh personel bekerja secara kompak dan saling mendukung demi mengantisipasi meluasnya api ke kawasan permukiman maupun area hutan lainnya.
Diharapkan dengan kerja sama yang erat antara TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur pendukung lainnya, kebakaran dapat segera dikuasai dan dituntaskan, serta kondisi lingkungan dan udara di sekitar Desa Muara Medak dapat segera membaik.
( Sukri.SE )


