Banyuasin, Sriwijaya-hariini.com – Pondok Pesantren Sabilul Hasanah, Purwosari, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin, mengawali rangkaian Maulid 12 Malam sebagai momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah.
Pembukaan Maulid 12 Malam digelar pada Selasa malam, 18 Agustus 2026, bertepatan dengan 6 Rabi’ul Awal 1448 Hijriah, bertempat di Masjid Pondok Putra PP Sabilul Hasanah. Kegiatan dimulai pukul 20.30 WIB hingga selesai dan diikuti keluarga besar pesantren serta kaum muslimin.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan maulid dhiyaul lami’ dan shalawat dan, Mauidhoh Hasanah olek Hbb Abu bakar Bin Hamid dan Habib Rofiq Rusydi AlKaff diakhiri dengan doa dan talqin dzikir bersama oleh Habib Umar Bin Hamid. Suasana berlangsung khidmat, dengan para jamaah diajak untuk bersama-sama mengenang perjuangan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Pimpinan sekaligus Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Sabilul Hasanah, KH. M. Syarif Chumas As-Syawaly, S.Th.I. atau Gus Syarif, mengatakan peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting dalam membangun kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai akhlak yang diajarkan beliau.
“Maulid bukan hanya sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi bagaimana kita kembali mengingat perjuangan beliau, memperbanyak shalawat dan berusaha menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Gus Syarif.
Menurut Gus Syarif, pelaksanaan Maulid 12 Malam juga menjadi bagian dari upaya PP Sabilul Hasanah dalam menjaga tradisi keagamaan dan memperkuat pendidikan karakter para santri. Kecintaan kepada Rasulullah, menurutnya, harus berjalan seiring dengan peningkatan ilmu, adab dan akhlak.
“Kita berharap rangkaian Maulid ini memberikan keberkahan bagi seluruh keluarga besar Sabilul Hasanah dan masyarakat. Mudah-mudahan para santri semakin mencintai Rasulullah, memahami perjuangan beliau dan mampu meneladaninya,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Maulid sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kualitas ibadah.
“Mari kita hidupkan majelis dengan memperbanyak shalawat, mengenang perjuangan Rasulullah dan memohon keberkahan. Jangan sampai Maulid hanya berhenti pada acara, tetapi nilai-nilai yang kita dapatkan benar-benar kita bawa dalam kehidupan,” tutur Gus Syarif.
Rangkaian Maulid 12 Malam PP Sabilul Hasanah diharapkan menjadi momentum spiritual yang terus menumbuhkan semangat cinta Rasulullah di tengah keluarga besar pesantren dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, PP Sabilul Hasanah juga mengajak umat Islam untuk menjadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang berlandaskan ilmu, iman, akhlak dan kasih sayang.
“Semoga melalui Maulid ini, hati kita semakin dekat kepada Allah SWT dan semakin kuat kecintaan kita kepada Baginda Nabi Muhammad SAW,” pungkas Gus Syarif. (Nopi)


