Sekayu,sriwijayahariini.com ,- Lapas Sekayu terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui pelatihan kepramukaan. Dalam kegiatan yang berlangsung di lingkungan lapas, sebanyak 12 warga binaan mendapatkan materi mengenai sejarah kepramukaan, prinsip dasar dan metode kepramukaan, serta etika dan moral dalam pergaulan sebagai bekal pembentukan karakter, Kamis (6/8/2026).
Materi disampaikan oleh Herwanto, Sekretaris Pusdiklatcab Mantri Melayu, yang mengajak peserta memahami nilai-nilai dasar Gerakan Pramuka sebagai sarana membangun kepribadian yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.
Menurut Herwanto, pemahaman terhadap sejarah dan prinsip dasar kepramukaan menjadi fondasi penting sebelum peserta mengikuti materi-materi praktik lainnya.
“Kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter melalui penerapan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta etika dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap, materi ini dapat dipahami dan diterapkan oleh seluruh peserta,” ujarnya.
Sementara itu, Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi mengatakan bahwa, pelatihan kepramukaan merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan, yang bertujuan membentuk pribadi warga binaan menjadi lebih baik.
“Melalui materi sejarah, prinsip dasar, metode kepramukaan, serta etika dan moral dalam pergaulan, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif yang dapat menjadi bekal bagi warga binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun ketika kembali ke tengah masyarakat,” kata Aris.
Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Lapas Sekayu dengan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin, dalam mendukung pembinaan karakter warga binaan melalui pendidikan kepramukaan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi penyampaian materi berlangsung.
( Sukri.SE )

