MUBA,,Sriwijaya Hari Ini.Com,,- Usai Kebakaran Masakan Minyak di Musi Banyuasin, Ini Langkah Yang Diambil Jajaran Polda Sumsel.
Kebakaran Masakan minyak di Kabupaten Muba akhir pekan kemarin kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin.
Kebakaran kali ini terjadi di wilayah Kelurahan Mangunjaya Kecamatan Babat Toman pada Jumat 28 Juli 2023 sekira pukul 20.30 WIB.
Terkait peristiwa tersebut Tim Dit Reskrimsus Polda Sumatera Selatan didampingi Polres Musi Banyuasin, melaksanakan Penertiban Illegal Refenery atau masakan minyak di Dusun Gombong Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Turut pula mendampingi tim Sub DenPOM Persiapan Sekayu, Koramil Babat Toman dan Pemerintah Kecamatan serta Pemerintah Kelurahan.
Dit Reskrimsus Polda Sumatera Selatan, dipimpin oleh AKP Dwi Rio Andrian, SIK, mengatakan, pelaksanaan penertiban ini sesuai dengan arahan Kapolda Sumatera Selatan.
Dimana melakukan penegakan hukum terhadap yang melanggar undang undang.
Berkaitan dengan itu, penertiban illegal refenery kita menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan penutupan karena ini mudah terbakar karena banyak merugikan.
Merusak lingkungan, serta sering kali menimbulkan korban jiwa tegasnya.
Mantan Kasatreskrim Polres Muba ini mengungkapkan pelaku sudah diketahui identitasnya, dan tengah dilakukan pengejaran oleh Polda Sumsel dan Sat Reskrim Unit Pidsus Polres Muba.
Sementara barang bukti yang diamankan diantaranya, mesin blower 8 unit, mesin genset sebanyak 11 unit, kemudian selang sepanjang 20 meter, lalu 13 tungku masakan di disfungsi kan.
Terpisah, Kapolres Muba AKBP Imam Syafi’i SIk melalui Kasatreskrim AKP Morris Widhi Harto SIK, mengatakan pihaknya bersama DitReskrimsus Polda Sumatera Selatan, Subdenpom Muba serta jajaran kecamatan Babat Toman menindak lanjuti adanya kebakaran terhadap tempat penyulingan minyak ilegal.
“Kami sudah mengindentifikasi pelaku, serta mengejarnya, kita himbau kepada pelaku untuk menyerahkan diri, serta bagi masyarakat yang tahu keberadaan pelaku agar dapat menyerahkan diri, tapi kalau tidak ada kami akan terus mengejarnya, ” ungkap AKP Morris.
( red/sukri )



