Lahat
mengimbau, agar kedamaian dan kondusifitas daerah ini terus dipertahankan. Masyarakat harus menghindari adanya isu-isu yang dianggap memprovokasi.
Jangan terpancing apabila ada isu berkaitan dengan SARA,” ujar salah satu warga inisial (YA) belum lama ini. Pasalnya hal itu sangat riskan dan mampu mengundang provokasi yang berdampak negatif. Persoalan agama, budaya, atau adat jangan sampai disangkut pautkan
selama ini, memiliki masyarakat yang cinta damai. Jangan sampai permasalahan kecil merusak, tingginya kerukunan warga
Apalagi ada oknum yang ingin, mendahulukan kepentingan pribadinya. Bisa juga pihak-pihak yang tidak ingin, adanya perdamaian di wilayah tersebut. Untuk itu, dirinya juga berharap masyarakat harus jeli dan bijaksana, dalam menghadapi situasi yang dianggap memecah belah. Kalau terlihat hanya merusak kedamaian, lebih baik, jangan dipedulikan.
Kita harus jadi orang yang cerdas, apapun informasi di lapangan, jangan ditelan mentah-mentah,” tegasnya. Tentunya wajib disaring, terlebih dahulu. Adat istiadat serta kebudayaan
Jangan sampai itu, rusak akibat segelintir orang yang ingin mengadu domba atau berkepentingan pribadi.
Dan mengimbau agar tokoh adat dan pemerintah terus berkoordinasi. Tujuannya agar memperkuat persatuan serta kesatuan. Sinergitas yang tercipta, juga sangat bermanfaat.
Editor : Nopiarman.S.I.P



