Sekayu,sriwijayahariini.com,,- Lapas Sekayu melaksanakan pemeriksaan darah sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan lapas. Kegiatan tersebut diikuti oleh pegawai serta warga binaan Lapas Kelas IIB Sekayu, Rabu (23/9/2026).
Pemeriksaan kesehatan berlangsung di Aula Lapas Sekayu dengan dukungan tenaga kesehatan. Untuk memastikan hasil pemeriksaan lebih akurat, peserta telah diberikan arahan untuk melakukan puasa sebelum pemeriksaan, dengan makan terakhir pada pukul 07.00 WIB dan selama masa puasa hanya diperbolehkan mengonsumsi air putih.
Pemeriksaan meliputi sejumlah indikator kesehatan, yaitu fungsi hati melalui pemeriksaan SGOT dan SGPT, fungsi ginjal melalui Ureum dan Kreatinin, serta pemeriksaan Trigliserida (TG), Asam Urat, Total Kolesterol, dan Glukosa. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi kesehatan peserta, sekaligus sebagai langkah deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.
Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, mengatakan bahwa, kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus mendapatkan perhatian, baik bagi pegawai maupun warga binaan. Menurutnya, kondisi lingkungan pemasyarakatan membutuhkan perhatian kesehatan secara menyeluruh, karena aktivitas pembinaan berlangsung setiap hari.
“Pemeriksaan ini merupakan bentuk perhatian kami terhadap kesehatan pegawai dan warga binaan. Dengan pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan dapat diketahui lebih dini, sehingga apabila terdapat hasil yang memerlukan perhatian, dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Aris.
Kalapas juga mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap, kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan lapas yang sehat, dan mendukung pelaksanaan tugas serta program pembinaan.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin, Ardiansyah menyampaikan bahwa, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian penting dari upaya promotif dan preventif. Pemeriksaan darah dapat membantu memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan seseorang, sehingga faktor risiko dapat diketahui dan ditindaklanjuti lebih awal.
“Kami mengapresiasi langkah Lapas Sekayu yang memberikan perhatian terhadap kesehatan pegawai dan warga binaan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk warga binaan dan petugas, agar lebih peduli terhadap kesehatan serta menerapkan pola hidup sehat,” kata Ardiansyah.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Sekayu berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pegawai dan warga binaan. Upaya deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan secara berkala diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan kondusif.
( Sukri.SE )


