Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Munas II PERPEKINDO: “Mewujudkan Kelembagaan Petani Yang Modern & Berkelanjutan Dalam Menyongsong Hilirisasi Industri Kelapa Nasional Yang Dilaksanakan Di Gedung OJK Sumbagsel Kota Palembang. Rabu (23/09/2026).
Ketua Umum DPN PERPEKINDO, Muhaimin Tallo mengatakan , kami meyakini bahwa kebijakan yang baik bukan hanya kebijakan yang mampu meningkatkan produksi , tetapi juga kebijakan yang mampu memastikan bahwa nilai tambah terbesar dapat dirasakan oleh masyarakat dan petani..Dapat menjadi pondasi dan seorang pelapak yang bisa dimanfaatkan.
Perpindahan ini mendorong beberapa agen karena adanya, pertama itu percepatan perbedaan harus menjadi perhatian dan nasional karena produktivitas tubuh merupakan pondasi daya tahan Indonesia, lalu kedua penerapan di HP yaitu bahwa pola di HP kita mungkin perlu dirubah agar lebih maksimal,” Ucapnya.
Kepala Dinas Perkebunan M. irwansyah juga menambahkan, semoga ini nanti menghasilkan pertumbuhan investasi, tapi benar-benar meningkatkan pendapatan dan diagram petani. Jadi kita tidak ingin Sumatera Selatan hanya menjadi daerah penghasil kelapa kita ingin membangun ekonomi Sumatera Selatan dari Hulu sampai Hilir.
Sehingga produktivitas meningkat, investasi tumbuh, industri berkembang dan yang paling utama nilai tambah tersebut kembali kepada masyarakat Sumatera Selatan.
Kami mengajak seluruh agar memperkuat kolaborasi pemerintah dunia usaha, perbankan perguruan tinggi, lembaga riset, dan koperasi dengan kinerja tersebut Sumatera Selatan diharapkan dapat menjadi salah satu pusat produksibilitas nasional.
Muhammad Asri Ketua Panitia Pelaksana Munas 11 PERPEKINDO menyampaikan bahwa, pada hari ini adalah kegiatan Munas II PERPEKINDO. Dan
Slsebenarnya ini adalah agenda 5 tahunan dari Perhimpunan Petani Kelapa Indonesia, di mana kita menyelenggarakan Musyawarah Nasional ke-2, dan memang ini sebuah agenda nasional yang kebetulan di kota Palembang, dan menjadi tuan rumah.
Yang pasti tujuan Munas II PERPEKINDO adalah, pertama tentu mengevaluasi sebagai organisasi kelompok petani kelapa, kemudian tentu ada program kerja 5 tahun kedepan, dan juga memang ada penggantian pengurus yang baru,”Jelasnya.
Lanjutnya, Munas ini dari 11 Provinsi yang hadir daerah penghasil kelapa ada Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Bengkulu, Babel, terus ada Jawa Barat, Kalimantan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara. Dan ini jjug berkolaborasi dengan OJK sumbagsel.
Kita berharap ada program-program yang memang bisa memberikan kesejahteraan eee petani kelapa secara konkret. Dan selanjutnya memang kami harap kepemimpinan PERPEKINDO kedepan ini lebih kuat lebih maju lebih solid,” Harapnya. (Nopi)


