Bayung Lencir,sriwijayahariini.com,, — Tim Penyuluhan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Markas Besar TNI yang dipimpin langsung oleh Brigjen TNI (Marinir) Asril Tanjung, Pati Sahli Mabesal, melaksanakan kegiatan penyuluhan di wilayah Koramil 401-4/Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Senin (31/8) pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi, memperkuat sinergitas, serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh elemen dalam mencegah dan menanggulangi bencana Karhutla yang kerap melanda wilayah tersebut.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kasdim 0401/Muba Mayor Inf Edi Hermanto, Camat Bayung Lencir yang diwakili oleh Sekcam Anggara Saputra, Danramil 401-4/Bayung Lencir Lettu Inf Afriyatna Wijaya, Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, Anggota DPRD Kabupaten Muba Dedi Zulkarnain, SE., serta perwakilan Mangala Agni, BPBD, Damkar, RSUD, KPHP Mendis-Lalan, perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat.
Dalam sambutannya, mewakili Camat Bayung Lencir, Sekcam Anggara Saputra menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kedatangan tim penyuluhan dari Mabes TNI. Ia menjelaskan wilayah Bayung Lencir sebagian besar berupa lahan gambut yang rawan kebakaran, terutama di Desa Mendis dan Muara Medak.
“Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri mengatasi bencana Karhutla, dan mohon bimbingan serta arahan agar bencana ini dapat segera teratasi,” ujarnya.



Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Muba Dedi Zulkarnain menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim tersebut. Ia menegaskan Bayung Lencir merupakan wilayah terluas di Kabupaten Muba dengan dominasi lahan gambut, sehingga rawan Karhutla saat musim kemarau.
“Alhamdulillah tahun ini kejadian Karhutla dapat diminimalisir berkat kerja sama semua pihak, dan kehadiran tim penyuluhan menjadi semangat baru bagi kami,” ungkapnya.
Brigjen TNI (Marinir) Asril Tanjung dalam penyampaian materinya menyampaikan kegiatan ini merupakan instruksi Panglima TNI untuk memberikan edukasi dan ajakan kepada masyarakat serta petugas pemadam bahwa mereka tidak berjuang sendirian.
“Perubahan iklim dan cuaca menjadi pemicu kebakaran, sehingga kita harus mengambil langkah-langkah pencegahan. Kita juga harus memberikan efek jera kepada pelaku pembakaran lahan serta memperketat patroli di wilayah rawan agar masyarakat tidak berani membakar lahan,” tegasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan paparan teknis pencegahan serta penanggulangan Karhutla dari tim Mabes TNI yang terdiri dari Kolonel Inf Arianto Sunu Kuncoro, M.Tr.(Han), Kolonel Arh Jimmy Hutapea, Kolonel Inf Thomas Heru Rinawan, S.IP., M.H., Kolonel Kes Munaji, Kolonel Tek Aris Purnawan, Kolonel Laut (PM) Budi K. Eliyas, dan Letkol Mar Ahmad Fauzi.
Setelah kegiatan penyuluhan, pada pukul 11.30 WIB Brigjen TNI (Marinir) Asril Tanjung beserta rombongan didampingi unsur pimpinan kecamatan meninjau langsung lokasi bencana Karhutla di Desa Mendis, Kecamatan Bayung Lencir. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib.
( Sukri.SE )


