Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Musyawarah Daerah (Musda) III Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Dewan Pengurus Daerah Sumatera Selatan resmi digelar di Hotel The Rid’s, Kecamatan Alang Lebar, Kota Palembang, Jumat (23/5/2026). Dalam forum tertinggi organisasi tersebut, Mgs Isnaini F ST MT atau yang akrab disapa Cek Evad kembali dipercaya memimpin ASPPI Sumsel periode 2026–2030.
Musda III ASPPI Sumsel berlangsung lancar, tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung Ketua DPP ASPPI, Azwani Awi, serta diikuti para anggota dan pelaku usaha pariwisata dari berbagai sektor di Sumatera Selatan.
Pemilihan ketua dilakukan secara terbuka melalui mekanisme sidang pleno sesuai ketentuan organisasi. Tiga kandidat maju dalam pemilihan, yakni Cek Evad dari sektor Event Organizer (EO) dan kuliner, Mia (Yurmiana) dari bidang tour and travel, serta Aditya Indra Lesmana dari usaha rental mobil.
Dari total 56 suara yang masuk, Cek Evad berhasil meraih dukungan mayoritas dengan 33 suara. Sementara Mia memperoleh 9 suara dan Aditya meraih 11 suara, sedangkan tiga suara lainnya dinyatakan tidak sah.
Dalam sambutannya usai terpilih, Cek Evad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota ASPPI Sumsel atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan.
“Momentum Musda ini menjadi awal untuk memperkuat soliditas organisasi, mempererat kolaborasi antar pelaku pariwisata, serta bersama-sama membangun pariwisata Sumatera Selatan yang lebih maju, profesional, dan berdaya saing,” ujar Cek Evad, Minggu (24/5/2026).
Ia menegaskan, pada periode keduanya ini ASPPI Sumsel tetap membawa visi “Bangga, Tumbuh dan Berkembang” bersama ASPPI DPD Sumsel. Menurutnya, organisasi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota sekaligus mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.
“Visi dan misi kita tetap sama. Kita ingin ASPPI Sumsel menjadi organisasi yang membuat anggotanya bangga, terus tumbuh dan berkembang bersama,” katanya.
Cek Evad mengungkapkan, perkembangan ASPPI Sumsel dalam beberapa tahun terakhir cukup signifikan. Jika pada awal kepemimpinannya jumlah anggota hanya sekitar 30 orang, kini meningkat menjadi 95 anggota, dengan 88 anggota memenuhi syarat masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Musda III.
“Ini menunjukkan pertumbuhan organisasi cukup luar biasa. Dulu ASPPI Sumsel belum banyak dikenal, sekarang Alhamdulillah sudah semakin diperhitungkan dan dikenal berbagai pihak,” ungkapnya.
Ke depan, ASPPI Sumsel akan fokus memperkuat capacity building atau peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, jejaring usaha, dan kolaborasi lintas sektor agar pelaku wisata lokal mampu bersaing di tengah perkembangan industri pariwisata yang semakin dinamis.
Selain itu, ASPPI Sumsel juga tengah mempersiapkan pembentukan Koperasi Multi Pihak (KMP) khusus pelaku pariwisata sebagai wadah kolaborasi antara pelaku usaha, pemasok, pemasar, hingga investor sektor wisata.
“Kita ingin menjadikan KMP-PPI sebagai Tour Operator atau Destination Management Company (DMC) yang dapat memberikan manfaat dan harga terbaik bagi anggota,” jelasnya.
ASPPI Sumsel juga menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dan stakeholder pariwisata dalam mendukung program pengembangan wisata di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Pada intinya ASPPI ke depan akan mendukung seluruh program pariwisata pemerintah daerah. Kami siap bersinergi mendukung program Gubernur, Bupati dan Wali Kota di Sumatera Selatan,” tegasnya.
Dalam waktu dekat, ASPPI Sumsel akan menggelar pengukuhan dan pelantikan kepengurusan baru dengan melibatkan stakeholder, mitra pariwisata, serta berbagai elemen terkait lainnya.
Musda III ASPPI DPD Sumatera Selatan sekaligus menjadi momentum konsolidasi organisasi dan penguatan semangat Tourism Soldier dalam mendukung kemajuan pariwisata Indonesia.
ASPPI Sumsel turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta Musda, mitra kerja, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan baik dan sukses. (Nopi)



