Palembang, Sriwijaya-hariini.com – SMP Negeri 10 Palembang terus memperkuat pendidikan karakter melalui penerapan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah H. Sirajuddin, S.Ag., M.Pd.I., sekolah ini mengintegrasikan pembiasaan lingkungan, penguatan religius, serta budaya disiplin dalam aktivitas harian siswa.
Salah satu fokus utama adalah pengurangan sampah plastik melalui program GELITIK (Gerakan Lingkungan Cantik) dan ZELAS (Zero Plastik). Setiap siswa diwajibkan membawa botol minum dan wadah makan sendiri, sementara kantin sekolah dilarang menggunakan plastik sekali pakai.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori lingkungan, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan hidup sehari-hari. Saat ini, lingkungan sekolah relatif bebas dari sampah plastik,” ujar H. Sirajuddin, Senin (19/01).
Selain itu, penguatan nilai religius dilaksanakan melalui program Jam ke-0 yang berlangsung setiap pagi pukul 06.30 hingga 07.30 WIB. Kegiatan tersebut diisi dengan tadarus Al Qur’an dan Shalat Dhuha bersama.
Untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an, sekolah membuka Program Tahsin bagi siswa yang belum lancar membaca Al-Qur’an sejak kelas VII, serta Kelas Tahfidz di setiap jenjang sebagai jalur pembinaan prestasi menuju SMA negeri unggulan.
Dalam aspek pembentukan karakter sosial, SMPN 10 Palembang menerapkan Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun) yang dikawal langsung oleh jajaran manajemen sekolah, termasuk para wakil kepala sekolah.
Sekolah juga memperhatikan kesehatan siswa melalui dukungan Program Makan Gratis dari pemerintah serta kegiatan senam rutin setiap Jumat.
Dengan berbagai program tersebut, SMPN 10 Palembang berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, dan penguatan spiritual siswa. (Nopi)



