Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Kemeriahan menyelimuti halaman SMA Negeri 13 Palembang saat puluhan finalis melangkah anggun dalam balutan busana adat yang memukau. Mengusung tema “The Best of Adikasa Dirgantara Generation,” ajang Grand Final Pemilihan Bujang Gadis Smantilas Generasi ke-9 sukses digelar pada Selasa (13/01/2026).
Acara yang menjadi puncak dari rangkaian kegiatan kesiswaan ini bukan sekadar panggung kecantikan dan ketampanan. Di bawah tenda acara yang dipenuhi antusiasme siswa dan orang tua, ajang ini membuktikan bahwa pendidikan karakter di “Kampus Smantilas” melampaui batas-batas ruang kelas.

Kepala SMA Negeri 13 Palembang, H. Ridwan Nawawi S.Ag.,M.Si dalam sambutannya, menekankan bahwa penampilan istimewa para peserta didik hari ini adalah buah dari proses pembelajaran non-formal yang berharga.
”Belajar itu bukan hanya duduk di bangku kelas. Hari ini kita melihat potensi luar biasa anak-anak kita. Meski terlihat seperti pesta pora, sesungguhnya ini adalah bingkai pembelajaran karakter, keberanian, dan pengembangan bakat,” ungkap beliau. Beliau juga mengingatkan bahwa meski prestasi non-akademik gemilang, fondasi akademik tetap menjadi prioritas utama untuk menopang masa depan, terutama menjelang persiapan seleksi masuk perguruan tinggi (SBMPTN/SNBP).
Ahmad Yunardi S.Pd.,M.Si Ketua Komite SMA Negeri 13 Palembang turut memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan tahun ini. Menurutnya, Bujang Gadis yang terpilih harus mampu menjadi duta positif yang membawa nilai-nilai etika dan kepribadian luhur.
”Kalian adalah putra-putri terbaik yang telah melalui berbagai tahapan. Menjadi Bujang dan Gadis bukan hanya soal penampilan fisik, tetapi soal wawasan, sikap, dan menjadi teladan (role model) bagi teman-teman sebaya,” pesannya di hadapan para finalis.
Senada dengan hal yang disampaikan, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan menegaskan misi utama dari tema “Adikasa Dirgantara” tahun ini. “Kami berharap lahir generasi yang menginspirasi, berwawasan luas, dan percaya diri untuk membawa nama baik SMA Negeri 13 Palembang di kancah yang lebih luas,” ujarnya.
Acara yang dihadiri oleh perwakilan Bujang Gadis Protokol Palembang serta jajaran pendidik ini berlangsung penuh kehangatan. Meski cuaca Palembang mulai menyengat, semangat para pendukung dan rasa haru para orang tua saat melihat transformasi anak-anak mereka di atas panggung menjadi penyejuk suasana.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMA Negeri 13 Palembang dalam menciptakan lulusan yang well-rounded—unggul secara intelektual, namun juga matang secara emosional dan berkarakter kuat dalam melestarikan budaya lokal.
Pemilihan Bujang Gadis Smantilas adalah ajang tahunan SMA Negeri 13 Palembang yang bertujuan menjaring duta sekolah yang memiliki aspek 3B (Brain, Beauty, Behavior) untuk menjadi representasi sekolah dalam berbagai kegiatan internal maupun eksternal. (Nopi)



