Pali-Sriwijaya Hari Ini.com, – disampaikan oleh: General Manager PHR Zona 4 I Djudjuwanto
Alhamdulillahi rabbil’alamin, dapat kami sampaikan bahwa penanganan kebocoran sumur Migas RJA-54 Adera Field telah berhasil kami tangani pada hari ini Senin 18 Maret 2024. Kebocoran sumur RJA 54 dapat diatasi tepatnya pada pukul 14.30 wib.
Adapun Proses penanganan kebocoran sumur RJS 54 ini tadi dimulai pada pukul 10.45 wib atau berlangsung selama kurang lebih 4 jam. Dalam pelaksanaan penanganan tehnis kebocoran ini alhamdulillan berjalan lancar dan semua personel dalam keadaan selamat, sehat walafiat aamiin..
Perlu diketahui bahwa kebocoran yang terjadi pada hari selasa 12 Maret 2024 di sumur RJA 54 ini, dengan status sumur tidak aktif atau suspended, dikarenakan hilangnya aksesoris atau pengaman sumur dengan indikasi pencurian sehingga sumur mengeluarkan gas. Dalam penanganan kebocoran ini PEP Adera Field intens berkordinasi dengan stakeholder dan pihak terkait antara lain Kadus, Pemerintah Desa, Kecamatan, Kepolisian, Puskesdes, BPBD PALI, dan SKK Migas Sumbagsel.
Untuk penanganan tehnis kebocoran sumur, tahapan-tahapan yang kami persiapkan adalah:
1. Kami melakukan diskusi untuk menentukan metode penanganan yang cepat dan tepat. Dilanjutkan
2. Melakukan penyusunan program kerja yang dilanjutkan dengan simulasi percobaan
3. Dilanjutkan dengan finalisasi program kerja, koordinasi dengan tim Regional 1 dan SHU.
4. Melaksanakan drill evakuasi guna memastikan jalur dan proses evakuasi dapat
berjalan dengan baik sebagai antisipasi kesiapan terhadap situasi darurat.
5. Berikutnya dilakukan persiapan lokasi dan peralatan untuk eksekusi dan observasi sumur
6. Setelah semua proses dipastikan aman, proses penanganan tehnis kebocoran sumur RJA 54. Alhamdulillah kebocoran dapat ditangani dan situasi terkendali.
Lokasi RJA 054 berada di wilayah Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kab. PALI dan Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih
Dalam hal penanganan kondisi sosial dan masyarakat, Tim Adera Field telah melakukan pemantauan dan pengamanan di 8 titik pantau yang merupakan lokasi aktifitas masyarakat, seperti kebun, dan penambangan pasir tradisional. Adera Field juga mengantisipasi penanganan masyarakat jika ada yang terdampak, seperti bantuan masker, obat-obatan dan terutama kebutuhan bulan Ramadhan (sahur, buka puasa).
Sebagai salah satu bentuk evaluasi, meskipun penanganan kebocoran sumur sudah selesai dilakukan, tetapi tim medis masih tetap siaga hingga hari ini berikutnya penanganan kesehatan akan dilanjutkan oleh polindes setempat yang telah dikoordinasikan oleh tim. Hal ini semata untuk memantau apabila ada efek dari kejadian yang dialami oleh masyarakat sekitar. Sarana penyampaian informasi juga dibuka oleh Adera Field dengan bekerjasama dan berkoordinasi bersama kepala desa setempat agar proses penyampaian informasi dapat terkoordinir satu pintu melalui pemerintah desa.
Terakhir, PHR Regional 1 Sumatera sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama para pihak dalam membantu proses penanganan kebocoran sehingga dapat berjalan baik. Keutamaan keselamatan manusia, lingkungan, dan masyarakat menjadi prioritas dimanapun kegiatan operasi dilakukan sesuai dengan aturan dan standar lingkungan yang berlaku. Prinsip operasi yang mengedepankan aspek keselamatan, efisien, dan andal untuk terus memproduksi migas bagi Negara Republik Indonesia menjadi komitmen disetiap lini, mulai pekerja, pelaksana di field, hingga pimpinan tertinggi.
Demikian yang dapat kami sampaikan, atas kehadiran rekan-rekan media dan attensinya kepada Perusahaan kami ucapkan terima kasih.(RI)
Editor : Roiin



