SEKAYU, – Sriwijaya-Hariini.com,,- Peristiwa kecalakaan lalulintas di Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin kembali terjadi lagi, kemarin Kamis (04/05/2023) sekira pukul 16.30 WIB di depan RM Pelangi Jalan Lingkar Randik Kelurahan Kayu Are Kecamatan Sekayu.
Berikut kronologi, kejadian yang menewaskan ibu dan anak tersebut?
Kapolres Muba AKBP Siswandi SIk melalui Kasatlantas AKP Ricky Mozam menuturkan kejadian bermula saat kendaraan korban melaju dari arah Simpang 4 Kayuara menuju Simpang 4 Balai Agung.
Saat itu, kondisi cuaca turun rintik hujan, setiba di jalan yang lurus, datar, aspal bagus dan bebas pandang, motor korban terjatuh.
Disaat bersamaan kata Ricky datang truk yang kemudian menabrak keduanya. “Sopir truk merasakan ada yang tergilas, ternyata kedua korban,” ungkapnya.
Soal bagaimana korban bisa jatuh di jalur berlawanan, Ricky mengatakan masih dalam pemeriksaan. Pihaknya lagi mendalami keterangan saksi. “Yang baru kita dapat dari keterangan sopir, dia mengaku gak menabrak, tahu-nya korban jatuh kemudian tergilas. Tapi itu kan baru keterangan versi sopir,” tukasnya.
Apakah ada kemungkinan korban tertabrak atau kehilangan kendali atau berserempet saat hendak mendahului? Ricky mengaku belum bisa menyimpulkan. “Kita tunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya.
Keduanya tewas dalam sebuah kecelakaan di Jalan Lingkar, Depan Hotel Pelangi, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kamis (4/5/2023) sekitar pukul 16.15 WIB.
Sepeda motor Honda Beat Nopol BG 4611 BAD yang dikendarai sang istri dan membonceng sang anak terbalik.
Keduanya tewas setelah tergilas Truk Mitsubhisi Colt Diesel Nopol BG 8348 LJ yang dikendarai Dimas Adi Saputra (20) warga Desa Senda Mukti, RT 2, RW 1, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin.
“Istri saya saat itu mau pulang ke rumah, dia menjemput anak saya yang sekolah di SMEA Sekayu (SMKN 1 Sekayu.red),” ucap Apriyanto berusaha tegar ketika dibincangi dikediamannya.
Sejumlah pelayat yang datang ke rumahnya, di Jalan Lingkar, Simpang 4 Lk III, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (5/4/2023) pagi. Kesedihan tergurat jelas dari wajahnya, matanya pun sembab. Ia kehilangan dua orang yang paling dicintai sekaligus, Hirauwati (37) sang istri dan Alfia Novitasari (17) putri sulungnya. ( red/sukri)



