Empat Lawang, Sriwijaya-Hariini.com, Pada hari Jumat sekira pukul 16.00 WIB Polsek Muara Pinang mendapat laporan dari masyarakat kecamatan Muara Pinang, bahwa telah terjadi longsor atau terbisnya tanah bahu jalan di Nyawang Desa Seleman Ulu dan Desa sawah.” (10/03/23).
Menurut kesaksian warga sekitar, kejadian bermula akibat derasnya air hujan yang mengakibatkan debit air sungai Ayek Lintang deras dan tingginya, sehingga derasnya arus sungai tidak dapat ditahan oleh bibir sungai dan mengikis bagian bawah pinggiran sungai sampai ke bahu jalan raya dan mengaikibatkan bahu jalan longsor dan terbis.
Longsornya tanah bahu jalan, antara lintas Muara Pinang – Pagaralam, saat ini sudah sekitar sepanjang lebih kurang 70 meter dari pinggir jalan aspal. Jika debit air tidak turun dan tetap deras, maka, tidak menutup kemungkinan longsor tanah pinggiran sungai akan meluas dan membuat putusnya jalan pembatas antara Muara Pinang dan Pagaralam, hingga roboh atau hanyutnya rumah dan warung warga yang ada di pinggiran sungai.
Adapun langkah – langkah yang dilakukan oleh Kapolsek dan Personil Polsek Muara Pinang yaitu memberi himbauan kepada warga yang rumahnya di pinggir sungai Ayek Lintang untuk tetap waspada dan mengungsi dulu ke tempat yang aman, menghimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk hati-hati dalam melintas di jalan tersebut karena tidak ada pembatas jalan antara akses jalan raya dan bibir sungai, memasang sementara rambu-rambu road barrier, sebagai tanda supaya kendaraan yang melintas tidak terlalu ke pinggir bahu jalan, dan untuk sementara akses jalan memakai satu jalur” jelas Kapolsek. (Rls Humas Polres Empat Lawang), Bambang



