Palembang, SHI.com – Forum Umat Peduli Keadilan Sambangi DPRD Dan Gubernur Sumatera Selatan Sampaikan 7 Pernyataan Sikap Di Palembang. Rabu (01-02-2023)
Dalam dialog dengan DPRD dan Gubernur Sumatera Selatan yang dipimpin oleh Adv.Idasril,SH yang merupakan perwakilan dari Ormas Laskar Merah Putih (LSM). Masa Sumsel yang lain adalah Ormas Bang Japar Komda Sumsel diwakili Komandan Adv Iskandar Sabani, Ustadz Umat Said, Habaib Mahdi, Ustadz Soleh Hasibuan, Kms M.Ali, Ustadz Doni dan Ustadz Iskandar. Dalam dialog tersebut dibahas tentang Sikap permusuhan dan Intoleran serta Islamfobia (ketakutan berlebihan terhadap Islam) yang di tunjukan PEMIMPIM PARTAI POLITIK SAYAP KANAN DENMARK STRAM KURS PALUDAN dengan cara membakar AL QURAN kitab suci umat Islam saat melakukan aksi demontrasi di depan ke dutaan besar Turki di Swedia jelas melukai hati dan perasaan umat Islam.
Atas kejadian tersebut FORUM UMAT PEDULU KEADILAN SUMATERA SELATAN menyatakan sikap sebagai berikut :
“Bahwa aksi demonstrasi dengan cara membakar al quran di depan kedutaan besar Turki yang ada di Negara Swedia oleh pemimpim partai politik sayap kanan Denmark Stram Kurs Paludan jelas menunjukan permusuhan terhadap umat Islam dan Islamfobia akut.
“Bahwa alasan kebebasan menyampaikan pendapat yang menjadi dasar pemerintahan Negara Swedia meng izinkan pemimpim partai politik sayap kanan Denmark starm kurs paludan membakar al quran di depan kedubes Turki jelas melukai Umat Islam di dunia, Indonesia umumnya dan Palembang khususnya.
“Bahwa sikap dan cara-cara pemerintahan Negara Swedia yang mengizinkan dan menjaganya dengan pihak kepolisian aksi intoleran dan permusuhan oleh pemimpim partai politik sayap kanan Denmark stram kurs Paludan membakar al quran di depan kedubes Turki merupakan skpa tidak menghargai dan melindungi pemeluk agama lain dengan agama lainnya, khususnya agama Islam ,jelas sangat bertentangan dengan nilai-nilai toleransi secara universal yang di anut masyarakat Dunia Internasional.
“Kami menyerukan kepada masyarakat Dunia Internasional agar memberikan tekanan secara politik dan Ekonomi kepada Negara Swedia yang telah menjadikan negaranya menjadi tempat aksi pembakaran Al quran.Agar Negara Swedia menyadari kesalahannya dan memintak maaf kepada umat Islam yang ada di dunia ini yang saat ini berjumlah kurang lebih 2 Miliar pada tahun 2022 ini menurut sebuah penelitian
“Kami juga menuntut pengadilan Internasional atau Negara Swedia atau Negara Denmark tempat Pemimpin partai politik sayap kanan Denmark Stram kurs Paludan tinggal agar memprosesnya secara hukum dan menjatuhkan hukaman yang seberat-beratnya.
“Kami mendesak pemerintahan Indonesia melayangkan protes keras, mengusir kedubes Swedia dari Indonesia dan mengutuk sikap pemerintahan Swedia ,atas sikap Intoleran yang di tunjukan Pemimpim partai Politik sayap kanan Denmark starm kurs paludan di negara Swedia terhadap umat Islam.
Bahwa kami juga mengajak,Gubenur, pimpinan DPRD,anggota DPRD Sumsel,umat Islam di Palembang untuk,mengutuk,memboikot semua produk, maupun semua hal yang terkait dengan pemerintahan Swedia.
Dalam harapannya Forum Umat Peduli Keadilan menyampaikan, semoga bapak Gubenur,pimpinan DPRD dan anggota DPRD Sumatera selatan dapat meneruskannya kepada Pimpinan Presiden,Pimpinan DPR dan menteri dalam negeri, menyatukan sikap.terhadap.hal yang menimpa umat islam. (Nopi)



