Banyuasin, SHI.com – Selaku Ketua Umum PNSB Sumsel Ir H Syahrial Oesman MM. Mengukuhkan Kepengurusan Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Kabupaten Banyuasin, Pengukuhan ini mendapat kehormatan karena dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru yang berlangsung di Ballroom Hotel Rids Palembang, Sabtu (24/12).
Nampak juga hadir Sekda Banyuasin, Hasmi, S.Sos, mewakili Bupati Banyuasin, Sekretaris DPP PNSB Rainar Yousnaidi, Haidir Kalingi (Pengurus PNSB Sumsel), para pengurus PNSB Kota Palembang seperti Hj Nur Anita Alwi Rais, M.Kom, serta undangan dari berbagai perwakilan suku dan etnis di kabupaten Banyuasin
Ketua PNSB Kabupaten Banyuasin, H. Antoni Yuzar, SH.,MH menyebut sebenarnya kami sudah di buat Surat Keputusan sejak 2021 untuk kepengurusan PNSB di Banyuasin. Namun ‘Alhamdulillah, Hari ini kepengurusan ini bisa dikuhkukan dan dilantik,
Antoni yang juga sebagai Ketua Komisi I DPRD Sumsel pada kesempatan ini menyatakan dirinya bersama Pengurus PNSB Banyuasin berkomitmen menjaga Sumsel zero konflik terutama di Kabupaten Banyuasin. “Kabupaten Banyuasin terdiri dari berbagai suku, ras dan agama namun belum pernah terjadi konflik dan diharapkan akan terus terjaga kerukunan ini. “Kami bersama keseluruhan pengurus akan terus komitmen menjaga Sumsel zero konflik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PNSB Sumsel H. Syahrial Oesman menuturkan kehadiran PNSB akan menjadi pendamping pemerintah dalam menjaga Sumsel zero konflik. “Semua suku yang ada di sini hadir untuk menjaga zero konflik di Sumsel. Saya bangga sekaligus terharu karena Paguyuban ini tidak ada duitnya dan tidak ada gajinya para pengurus ini, namun tetap berdiri dan bisa eksis. Terima kasih atas dukungan semua pihak terutama Gubernur Sumsel H Herman Deru yang selalu mensupport kegiatan kami,” ujar mantan Gubernur Sumsel yang terlihat masih enerjik dan dengan ciri khas guyonannya yang selalu mengundang gelak tawa.
Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya menyatakan dirinya memang eksis mengikuti perkembangan paguyuban ini. “Dulu waktu saya masih jadi bupati di OKUT saya sudah mengenal organisasi ini. Di bawah kepemimpinan Kakanda kami, Senior kami, Bapak Syahrial Oesman, organisasi paguyuban ini terus eksis dan menjaga marwahnya,”
Saya berharap pengurus dan anggota Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Kabupaten Banyuasin mampu menjaga dan melestarikan kearifan lokal agar tetap lestari hingga ke anak cucu.”Saya ingin anggota PNSB menyosialisasikan kearifan lokal setempat agar tetap lestari untuk diwariskan kepada generasi mendatang. PNSB yang anggotanya diisi oleh berbagai macam suku, etnis daerah di penjuru tanah air, namun tetap rukun dalam bingkai NKRI sehingga berefek positif pada terpeliharanya kerukunan antar etnis dari kalangan anggota PNSB, menjadi modal dalam menjaga label Sumsel Zero Konflik. Dari perbedaan ini kita bisa menyatukannya menjadi perbedaan menjadi kekuatan, kekuatan itu bisa menjadi kekuatan, ekonomi, budaya, bahkan politik. Namun kekuatan ini harus kita dipelihara. Nilai-nilai luhur yang terkandung pada Pancasila menjadi penyatuan yang paling tepat, oleh karena itu saya meminta anggota PNSB berpedoman pada nilai-nilai Pancasila terutama dalam upaya mempertahankan Sumsel zero Konflik. Menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila adalah hal yang paling pas dalam mempertahankan zero konflik di Sumsel ini,”
Diakuinya, begitu beragamnya suku dan budaya yang dimiliki oleh anggota PNSB menjadi kekuatan besar saya juga mengapresiasi pengurus PNSB yang ada di Sumsel, atas kerja sukarelawan yang dilakukan oleh anggotanya di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. “Meskipun tidak dibayar dan digaji para anggotanya PNSB ini bisa menjalankan kegiatan layaknya organisasi lainnya. Saya bangga dan apresiasi itu,” tegasnya.red



