Sriwijaya-hariini.com, Dimulainya Pengerjaan Proyek pembangungan Jalan Rabat beton dan Siring Batu Bata, didalam dikelurahan Payaraman Barat Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir. Resmi dibuka. Kegiatan yang di Inisiasi Muhammad Nurdin Selaku Lurah. berlangsung diseputaran lokasi proyek. Kamis ( 26/5) pagi.
Proyek yang bersumber dari APBN yang diperuntukan untuk Kelurahan ini dikerjakan secara Swakelola oleh warga setempat. Mengalokasikan dana sebanyak Rp. 292.333,627 juta untuk Jalan Rabat beton dan Rp. 34, 416,328 juta untuk Siring Batu Bata.
Ketua Pelaksana kegiatan sekaligus
ketua LPMK setempat, Marwah Nabori.
dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran tamu undangan termasuk juga ucapan terima kasih kepada pihak ahli waris yang telah mewakafkan tanah yang akan dibangun jalan tersebut.
” Usai diresmikan Pak Camat nanti, kami akan melakukan pengerjaan proyek ini yang berada di Jalan Makmun Zein ini, Mohon do’a dan dukungannya agar pengerjaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara Camat Payaraman, Hermanto. SE. Mengapresiasi kegiatan tersebut, dan menyampaikan bahwa kegiatan ini patut dicontoh oleh yang lain, baik Kelurahan ataupun Desa – desa di kecamatan Payaraman.
” Patut diacungi jempol, ini membuktikan bahwa Keterbukaan informasi publik benar – benar dilakukan, kemudian Selamat atas kegiatan ini, dan saya berpesan pengerjaan nanti, Agar dapat dikerjakan dengan sebaik – baiknya ” Ucapnya.
Lanjutnya, dia berpesan kepada Lurah Payaraman Barat, agar terus berinovasi dan melakukan jemput bola sehingga bisa menyerap dana lainnya, untuk perkembangan kemajuan Kelurahan ini nantinya.
” Pak Lurah hendaknya terus berinisiatif, untuk berkoordinasi dengan stake holder lainnya, di kecamatan Payaraman ini Ada Anggota DPR, ada Kawan – kawan Wartawan, Ada staff DPR dan orang penting lainnya, saya fikir dengan kerjasama yang baik, kemajuan Payaraman Barat, kedepan akan makin terlihat ” pungkasnya.
Kegiatan yang dihadiri dari Pihak Kecamatan, Unsur TNI, KTI Kecamatam dan anggota, beberapa awak media serta Warga Payaraman Barat itu, diakhiri dengan Penguntingan pita tanda oleh Camat tanda dimulainya pekerjaan serta ditutup dengan Do’a oleh pemuka agama setempat.


