MUBA –Sriwijaya Hari Ini.Com,, Misteri meninggalnya seorang siswi di Kecamatan Lais ditemukan dalam.kamar tidak bernyawa lagi, kemarin Selasa (12/09/2023) sekira pukul 06.30 WIB, ternyata meninggal dunia secara tidak wajar.
Dugaan meninggal secara tidak wajar membuat pihak Polsek Lais langsung melakukan Autopsi ke RS Bhayangkara Palembang.
Hasil nya sungguh mengejutkan ternyata memang benar pelajar ini meninggal secara tidak wajar.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Imam Syafi’i SIK MSi melalui Kapolsek Lais AKP Hendra Sutisna, mengatakan, penyebab kematian siswi ini masih terus dilakukan penyelidikan.
“Alhamdulillah, kasus nya bisa diungkap, untuk sementara tersangkanya sudah diamankan,” kata Kapolsek Lais saat dihubungi via WhatsApp Rabu (13/09/2023).
Untuk selanjutnya akan di realis oleh Polres Musi Banyuasin, kasus penyelidikan diambil alih oleh Reskrim Polres Muba. “Mungkin realis di polres Muba,” katanya
Sebelumnya, Jenazah siswi sekolah dasar itu, pertama kali ditemukan oleh sang ayah angkat, P (53) sekitar pukul 06.00 WIB.
Hendra mengungkapkan berdasarkan keterangan saksi mata, bahwa pagi itu sang ayah berniat membangunkan korban untuk berangkat sekolah.
Karena tak kunjung ada jawaban dari dalam kamar, sang ayah kemudian berinisiatif mendobrak pintu kamar.
Betapa kagetnya Purnomo setelah pintu terbuka, ia melihat korban sudah terlentang dan bibirnya membiru. “Ayah angkat korban shock langsung terjatuh tak sadarkan diri,” tukasnya.
Sejurus kemudian warga pun berdatangan, kemudian pihak kepolisian yang mendapat laporan tersebut kemudian mendatangi TKP guna melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi.
“Kalau dari luar, fisiknya tidak ada yang aneh. Ada dugaan kematian tidak wajar, makanya kita lakukan otopsi,” beber Hendra.
Feri, salah satu anak Purnomo yang kediamannya tidak jauh dari rumah duka menuturkan bahwa sekitar pukul 06.30 WIB dirinya sempat mendengarkan teriakan dari tetangganya. Langsung saja ia segera keluar dari rumah san menuju kediaman orang tuanya usai mendapat informasi dari sejumlah tetangga.
“Sepulang dari ngaji, dia masuk kamar dan nggak keluar keluar dari kamar, dan paginya saat mau dibangunkan untuk berangkat ke sekolah, ternyata pintunya terkunci, selanjutnya di dobrak dan melihatnya sudah posisi terlentang,” jelasnya seraya mengatakan mendapat informasi tersebut dari orang tuanya.
Sementara, Kepala Desa Purwosari H Mustamil Jali, saat dikonfirmasi mengatakan turut berbela sungkawa atas kejadian tersebut. Dirinya juga berharap agar pihak kepolisian dapat memberikan informasi sejelas jelasnya atas meninggalnya Indah.
“Intinya saya minta pihak kepolisian mengungkap kasus ini seterang terangnya, sehingga tidak ada tudingan masyarakat yang negatif atas meninggalnya korban,” harap H Mustamil Jali.( sukri )



