PERAJEN, Sriwijaya-Hariini.com, Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Pemerintah Desa Perajin Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin berjalan tertib, lancar dan transparan, Selasa (11/04/23).
Penyerahan bantuan BLT DD langsung di serahkan oleh Kepala Desa Perajen Anhar, S.Sos , yang dihadiri Anggota Khamtibmas, Bhabinsa , Ketua dan Anggota BPD Desa Perajen, Pendamping Desa dan Sekretaris Desa Bapak Taufik.

Untuk transparansinya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima BLT DD memang Masyarakat yang memenuhi kategori seperti dalam keluarganya ada yang sakit menahun, Mengalami Gangguan Jiwa (ODGJ), Janda Lansia.
Kepala Desa Perajen Anhar S.Sos mengatakan “Alhamdulillah di bulan penuh berkah ini kami bisa salurkan BLT DD yang pertama di Tahun Anggaran 2023 sebanyak 65 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). “ proses penyalurannya berjalan tertib dan lancar, dan secara transparan kami survey ke rumah KPM untuk memastikan penerimanya memang masyarakat yang membutuhkan yang masuk dalam kategori masyarakat kemiskinan ekstrim ” ucapnya.
Lebih lanjut Kades Anhar, menjelaskan untuk tahap pertama ini pihaknya menyaluran BLT DD tiga (3) bulan sekaligus meliputi Bulan Januari, Februari dan Maret 2023. Masing masing menerima Rp 300.000/bulan x 3 bulan jadi per KPM totalnya Rp 900.000/KPM, ujar Kades.
“Saya berpesan kepada warga penerima BLT DD agar digunakan untuk memenuhi kebutuhan bukan keinginan, seperti kebutuhan dapur selama Bulan Ramadhan dan untuk persiapan menjelang Lebaran yang mana otomatis kebutuhan rumah tangga meningkat

Tahun Anggaran 2023 ini kami Pemdes Perajen sudah memaksimalkan penyalurannya sebanyak 65 KPM, Untuk pelaksanaanya kami mengacu pada Permendes No 8 Tahun 2022 tentang Perioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) No 201 Tahun 2022 tentang Program Pemulihan Ekonomi berupa Perlindungan Sosial dan Penanganan Kemiskinan Ekstrem dalam bentuk BLT DD paling sedikit 10 persen dan paling banyak 25 persen, jelas Kades.
Kami Pemdes Perajen mengambil angka maksimal 25 persen dari Dana Desa, ini merupakan bentuk kecintaan dan perhatian kades kepada warga Karena melihat kondisi masyarakat kami, yang masih banyak kesulitan ekonomi, Untuk di tahun 2023 ini Kami tetap Fokus pada Prioritas Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat.tegasnya.red



