BANYUASIN, Sriwijaya-Hariini.com, Kepala Desa Upang Marga Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin melaksanakan penanaman pohon bersama warga dalam rangka Hari Desa Asri Nusantara, Senin (20/03/2023)
Bapak Syaiful Kepala Desa Upang Marga turun langsung kelapangan bersama warga untuk penanaman pohon yang di titipkan pada area sekitar jalan menuju Desa Upang Marga
Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Desa Asri Nusantara dan menindaklanjuti himbauan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyuasin untuk melaksanakan Gerakan Penanaman Pohon secara serentak di seluruh Indonesia.
Kepala Desa Upang Marga Syaiful Lizan S iP, M.Si, Menyampaikan Peringatan Hari Desa Asri Nusantara bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan ancaman bencana kemanusiaan yang sangat berat akibat perubahan iklim, Adapun bibit buah tersebut di dapat kan dari balai pembenihan Tanaman dari sukamoro serta di anggar kan dari Dana Desa

Untuk menghadapi kondisi ini, diperlukan langkah sigap dan serius dari seluruh pemangku kepentingan di dunia, Oleh karena itu, diperlukan komitmen kuat dalam implementasi program pembangunan berketahanan iklim agar negara dapat terus tumbuh dan maju secara berkelanjutan.
Maka, kami Pemerintahan Desa Upang Marga dengan segenap elemen masyarakat, melaksanakan penanaman pohon di area Jalan dan Halaman kantor desa, sebagaimana upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap perubahan iklim mengurangi resiko bencana alam di desa, Adapun pohon yang di tanam berupa
Durian 100 buah
Advokat 50 buh
Sirsak 150 buah
Jengkol 50 buah
Petai 50 buah
Mangga 30 buah
kak Syaiful berharap program yang dilaksanakan tersebut bisa mengembalikan alam sebagai filosofinya paru-paru desa, yang kembali bersahabat dan hidup lebih maksimal. ke depan Tanaman buah menciptakan suasana yang sejuk, hijau, indah dan asri sehingga menambah kenyamanan. Daun pada tanaman buah akan menyerap karbondioksida yang terdapat pada udara dan diubah menjadi oksigen melalui reaksi fotosintesis. Tanaman buah dapat memperbaiki iklim mikro di sekitar rumah.
“masi kata nya,Pesan ke masyarakat ke depan nya tolong di rawat di pelihara seperti tanaman milik sendiri serta kalo pun sudah mulai berbuah di harapkan masyarakat tidak membeli lagi buah dari luar malah bisa di jual ke luar desa apabila hasil nya melimpahSehingga perubahan iklim yang extrim dan pemanasan global dapat teratasi. Tidak hanya itu saja, hutan desa juga berfungsi sebagai penanggulangan bencana longsor dan sebagai tandon air, sehingga masyarakat di desa utamanya tidak kekurangan air,” ungkapnya.Mulyadi



