MUBA,sriwijayahariini.com –Jajaran Polsek Polres Musi Banyuasin (Muba) melaksanakan patroli, pengecekan, dan monitoring ketersediaan serta harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Senin (12/10/2026).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman, mengantisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi, serta menjaga ketertiban antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.
Monitoring dilaksanakan di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Lais, Sekayu, Bayung Lencir, dan Babat Supat. Petugas melakukan pengecekan stok BBM, perkembangan harga, kondisi antrean kendaraan, serta kesiapan pengelola SPBU dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Di Kecamatan Lais, hasil pengecekan di SPBU Desa Teluk Kijing 3 menunjukkan stok BBM masih tersedia, meliputi Pertalite, Pertamax, Dexlite dan Pertamina Dex. Saat pengecekan, tidak ditemukan antrean kendaraan yang mengular hingga memakan badan jalan lintas Sekayu–Betung. Seluruh alat dispenser pengisian BBM dalam kondisi baik dan berfungsi normal.

Sementara itu, di Kecamatan Sekayu, personel Polsek Sekayu yang dipimpin Aiptu Deddy Martin melaksanakan patroli di SPBU 24.307.158 Kelurahan Balai Agung dan SPBU 24.307.35 Kelurahan Serasan Jaya. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM bersubsidi, tidak menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi, serta tidak melakukan pengisian berulang kali menggunakan kendaraan yang sama maupun jeriken untuk tujuan penyalahgunaan BBM.
Petugas juga mengingatkan para pengendara agar tetap tertib mengikuti antrean dan tidak menunggu giliran pengisian di badan jalan yang dapat menyebabkan kemacetan.
Di wilayah Kecamatan Bayung Lencir, Kapolsek Bayung Lencir AKP Kosim, S.H. beserta personel juga melaksanakan pengecekan dan pengawasan di tiga SPBU, yakni SPBU Kelurahan Bayung Lencir Indah Nomor 24.307.38, SPBU Desa Mekar Jaya Nomor 24.307.121, serta SPBU Desa Suka Jaya Nomor 24.307.134.
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi untuk pengisian BBM di lokasi yang diperiksa. Kapolsek juga memberikan imbauan kepada pihak manajemen dan petugas keamanan SPBU agar mengatur antrean dengan baik sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun antrean panjang yang mengganggu pengguna jalan lainnya.

Tak hanya itu, di Kecamatan Babat Supat, personel Polsek Babat Supat juga melaksanakan patroli dan monitoring di SPBU 24.307.167 yang berada di Jalan Lintas Palembang–Jambi, Desa Babat Banyuasin, serta SPBU 24.307.160 di Desa Sukamaju. Dari hasil pendataan di SPBU Desa Babat Banyuasin, stok minyak masih aman.
Berdasarkan hasil monitoring, kedua SPBU tersebut masih memiliki persediaan BBM yang cukup. Meski antrean kendaraan cenderung meningkat pada pagi hingga siang hari akibat tingginya permintaan masyarakat, antrean dilaporkan tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Palembang–Jambi. Situasi lalu lintas di sekitar SPBU terpantau kondusif dan lancar.
Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, jajaran Polres Muba turut menindaklanjuti atensi Kapolda Sumatera Selatan terkait potensi gangguan keamanan di tengah antrean BBM, khususnya mengantisipasi aksi premanisme dan pemalakan terhadap konsumen maupun pengelola SPBU.
Petugas juga diminta untuk mengawasi agar antrean tidak berkembang menjadi dua lajur yang dapat menghambat arus lalu lintas. Selain itu, pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi terus ditingkatkan, termasuk modus penggunaan kendaraan berkapasitas tangki besar yang setelah pengisian penuh memindahkan BBM ke tempat lain dan kembali mengantre untuk mengisi ulang.
“Hari ini dan seterusnya kita akan memantau antrean BBM, sehingga tidak terjadi atau menimbulkan kemacetan,” ujar Kasi Humas Polres Muba, AKP Hutahaean.

Melalui patroli dan monitoring secara berkala, Polres Muba berupaya memastikan distribusi BBM berjalan tertib, mencegah penyalahgunaan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang membutuhkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.
Polres Muba mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi, dan mematuhi aturan pengisian serta ketertiban antrean. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan dugaan penyimpangan atau gangguan keamanan di sekitar SPBU.
Dengan sinergi antara kepolisian, pengelola SPBU, dan masyarakat, diharapkan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin tetap terjaga serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dan kelancaran lalu lintas senantiasa kondusif.
( Sukri.SE )


