Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Melalui gerakan bertajuk “Gerakan Seribu Asa”, Keluarga Besar Purna Adhyaksa (KBPA) Sumatera Selatan bersama Pusat Bantuan Hukum (Pusbakum) Satria Advokasi Wicaksana kembali menunjukkan Kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan menggelar bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sekolah kepada anak-anak di sekitar Sekretariat KBPA Sumsel, Jalan Reformasi, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sumatera Selatan, Rinaldi Umar, S.H., M.H., yang turut hadir secara langsung memberikan dukungan dan apresiasi penuh.
Dalam sambutannya,Wakajati Sumsel, Rinaldi Umar dalam sambutannya menyampaikan, Kegiatan ini digelar dengan ikhlas untuk bekerja dan berbuat bagi masyarakat, tidak ada motif lain.
“Apa yang dilakukan KBPA Sumsel bukan sekadar bantuan materi, melainkan suntikan moral dan semangat bagi anak-anak untuk terus mengejar cita-cita,” ujar Rinaldi.
Tak lupa Rinaldi menitipkan pesan yang inspiratif dan menyentuh kepada puluhan anak penerima bantuan,
“Kita tidak tahu kehidupan ke depan, semuanya masih menjadi rahasia. Bisa saja mereka besok menjadi pemimpin-pemimpin yang hebat. Modalnya adalah semangat dan jangan pernah meninggalkan belajar,” pesannya dengan penuh haru.
Ia juga mengaku bangga melihat semangat para purna adhyaksa yang meski telah purna tugas, namun semangat pengabdiannya tidak pernah pudar.
“Walaupun mereka sudah berumur, tetapi masih diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga masih bisa berbuat untuk masyarakat. Ini sesuatu yang sangat positif,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua KBPA sekaligus Pusbakum Satria Advokasi Wicaksana Sumsel, Nazaruddin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tahap awal dari target besar yang telah dicanangkan.
“Dengan semangat para anggota, kegiatan ini bisa kita laksanakan. Tentunya kegiatan ini tidak akan berjalan lancar tanpa bantuan dan dukungan dari pihak-pihak donatur,” ujar Nazaruddin.
Ia mengungkapkan, dari total target 1.000 paket sekolah, sebanyak 300 paket dibagikan pada tahap pertama hari ini.
“Untuk tahap pertama hari ini kita bagikan 300 paket. Insyaallah ke depan akan kita lanjutkan hingga target 1.000 paket sekolah dapat terealisasi,” jelasnya.
Nazaruddin berharap, bantuan ini mampu menjadi pemantik semangat bagi anak-anak agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai penghalang untuk belajar.
“Harapan kami, semua pihak dapat semakin memperhatikan anak-anak sekolah. Jangan sampai keterbatasan menjadi penghalang bagi mereka untuk belajar dan meraih cita-cita,” pungkasnya.
Aksi KBPA Sumsel ini pun menjadi bukti nyata bahwa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru untuk terus menebar manfaat bagi sesama. (Nopi)


