Palembang, Sriwijaya-hariini.com – Ajang Bujang Gadis Intelegensi Sumatera Selatan 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya menunjukkan kemampuan, tetapi juga membawa semangat pelestarian budaya. Hal itu menjadi motivasi M. Raditya Pratama, pelajar SMP Negeri 9 Palembang, yang ikut mengambil bagian dalam ajang tersebut.
Raditya yang lahir pada 24 Mei 2012 merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, putra pasangan Papa M. Adriawan Idham dan Mama Kemalia Lukman. Keikutsertaannya dalam ajang Bujang Gadis Intelegensi didorong keinginan untuk berkembang sekaligus berkontribusi dalam mengenalkan dan melestarikan budaya Palembang serta Sumatera Selatan.

Menurut Raditya, ajang ini memiliki arti penting karena dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi diri, sekaligus mengenal lebih dekat kekayaan budaya daerah.
Ia mengakui selama mengikuti rangkaian kegiatan terdapat sejumlah tantangan, terutama berkaitan dengan kebutuhan biaya, tempat, hingga persiapan perlengkapan yang terkadang datang secara mendadak. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk mengikuti seluruh proses.
”Harapan saya bisa menjadi winner Bujang Gadis Intelegensi dan menjadikan ajang ini sebagai wadah bagi generasi muda untuk terus berkembang serta melestarikan budaya Indonesia,” ujar Raditya.
Lebih dari sekadar mengejar gelar, Raditya berharap kiprahnya di Bujang Gadis Intelegensi Sumatera Selatan 2026 dapat menjadi langkah untuk memberikan pengaruh positif bagi generasi seusianya.
Ia ingin membuktikan bahwa generasi muda dapat terus berprestasi tanpa meninggalkan identitas dan budaya daerah yang menjadi bagian penting dari jati diri bangsa. (Nopi)


