
Prabumulih, Sriwijaya Hariini.com
6 April 2026 – Wali Kota Prabumulih H. Arlan bersama Ketua TP PKK Kota Prabumulih Hj. Linda Apriana Arlan, Staf Ahli TP PKK Ibu Nuning Mulya Franky, serta Sekretaris Daerah H. Elman, S.T., M.M., menghadiri Rapat Bulanan Pemerintah Kota Prabumulih yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Rapat yang dipimpin oleh Asisten I Dr. Drs. Aris Priadi, S.H., M.Si ini turut dihadiri Asisten III Drs. Amilton, Staf Ahli Wali Kota, Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Sekolah se-Kota Prabumulih, Kepala Desa, serta peserta rapat lainnya.
Dalam arahannya, Wali Kota Prabumulih H. Arlan menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh aparatur untuk hadir tepat waktu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain itu, aspek pelayanan publik juga menjadi perhatian utama. Wali Kota menginstruksikan agar seluruh jajaran memaksimalkan layanan di berbagai sektor, mulai dari RSUD, kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas. Pemanfaatan kanal digital juga didorong untuk mempercepat proses pelayanan sekaligus meningkatkan transparansi kepada masyarakat.
Tidak kalah penting, Wali Kota juga menegaskan pentingnya kebersamaan dan sinergitas antar seluruh elemen pemerintahan, baik Kepala OPD, camat, lurah, maupun kepala desa. Ia menyebut, kekompakan dan kerja sama yang solid merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan Kota Prabumulih yang lebih cepat menuju cita-cita “Makmur dan Sejahtera.”
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan Instruksi Presiden terkait efisiensi anggaran. Ia menegaskan bahwa penggunaan anggaran ( lebih tepat sasaran tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.“Efisiensi bukan berarti memangkas hak masyarakat, melainkan memastikan anggaran benar-benar terserap dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa prioritas anggaran difokuskan pada program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar.
(RI)



