MUBA,Bayung Lencir,Sriwijaya hariini.com,,- Pembongkaran tempat penyulingan minyak tradisional ilegal yang dikenal dengan ‘Masakan’ pada November 2023 lalu oleh 400 personil jajaran Polda Sumsel di kecamatan Bayung Lencir ternyata tak jua memberikan efek jera.
Kucing-kucingan oknum masyarakat diduga pelaku Masak Minyak di kecamatan Bayung Lencir pun masih saja terjadi. Meski rutin dilakukan patroli dikawasan Masak Minyak oleh Polisi.
Ditengah terfokusnya aparat kepolisian, TNI, dan pemerintah pada masa pemilu ini, agaknya dimanfaatkan oleh oknum masyarakat untuk nekat menggunakan kembali fasilitas yang masih tersisa untuk mendulang keuntungan pribadi.
Kapolsek Bayung Lencir Iptu Mas Suprayitno melalui Kanitreskrim Iptu Eko Purnomo mengakui masih saja ada oknum warga yang nekat melaksanakan aktivitas Ilegal Refinery.
“Ada informasi dari informan. Sayangnya saat akan kita tindak pelaku sudah melarikan diri. Saat anggota Polsek Bayung Lencir mengecek lokasi sudah tidak ada lagi aktivitas,” ujarnya.

Disinggung soal intensitas pencegahan, Eko menyebut bahwa pihaknya telah memberikan pengawasan ketat pada lokasi-lokasi yang rawan terjadinya kembali aktifitas Ilegal Refinery.
“Hari ini, Bhabinkamtibmas Polsek Bayung Lencir dan Babinsa Koramil 401-04/Bayung Lencir mengimbau warga di desa Simpang Bayat untuk segera membongkar mandiri peralatan Masak Minyak yang masih tersisa,” ungkapnya Senin (26/2/2024).
Eko juga menyebut ketika ada yang kedapatan masih melakukan aktivitas Ilegal Refinery pihaknya tidak segan-segan untuk menindak sesuai hukum yang berlaku.
“Kepada masyarakat kami minta untuk tidak lagi melakukan aktivitas Ilegal Refinery. Apabila ada yang kedapatan, kami akan tindak tegas,” tutupnya.
( Ril/Kri )



